Madiun Kota, sebuah kota di Jawa Timur, Indonesia, baru-baru ini meluncurkan layanan Samsat keliling yang inovatif untuk memberikan kemudahan bagi warganya dalam membayar pajak kendaraan dan memperoleh surat-surat STNK. Layanan tersebut bertujuan untuk mengefektifkan proses perpanjangan STNK dan mengurangi antrean panjang di kantor Samsat tradisional.
Layanan Samsat keliling terdiri dari tim staf terlatih yang melakukan perjalanan ke berbagai lokasi di Madiun Kota dengan kendaraan bergerak yang dilengkapi dengan semua peralatan yang diperlukan untuk memproses pembayaran pajak kendaraan dan menerbitkan dokumen STNK di tempat. Artinya, warga tidak perlu lagi datang langsung ke kantor Samsat, sehingga menghemat waktu dan kerumitan.
Untuk menggunakan layanan Samsat keliling, warga cukup membawa STNK dan Nomor Induk Kendaraan (VIN) ke lokasi yang ditentukan pada tanggal yang dijadwalkan. Staf kemudian akan memproses pembayaran dan menerbitkan dokumen yang diperlukan, termasuk STNK dan tanda terima pembayaran pajak.
Layanan baru ini merupakan perkembangan yang disambut baik oleh warga Madiun Kota, karena menawarkan kemudahan dan fleksibilitas yang lebih besar dalam memperbarui STNK mereka. Daripada harus mengambil cuti kerja atau menunggu antrian panjang di kantor Samsat, kini mereka cukup mengunjungi layanan Samsat keliling di lokasi dan waktu yang nyaman bagi mereka.
Selain memberikan pelayanan yang lebih nyaman bagi warga, layanan Samsat keliling juga membantu meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan pajak kendaraan. Dengan menghadirkan layanan langsung kepada masyarakat, pemerintah kota berharap dapat mendorong lebih banyak warga untuk memperbarui STNK tepat waktu dan berkontribusi terhadap pendapatan kota.
Secara keseluruhan, peluncuran layanan Samsat keliling di Madiun Kota merupakan langkah positif menuju modernisasi dan peningkatan efisiensi layanan publik. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam memanfaatkan teknologi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada warganya dan menyederhanakan proses administrasi. Dengan keberhasilan inisiatif ini, diharapkan kota-kota lain di Indonesia akan mengikuti jejaknya dan memperkenalkan solusi inovatif serupa untuk meningkatkan pemberian layanan secara keseluruhan kepada warganya.
